Pages

4 Hal Yang Harus Dicermati Saat Bekerja Sama Dengan Perusahaan Outsourcing Jakarta


Istilah outsourcing Jakarta pasti tidak lagi asing di telinga ataupun mata kita sebagai pelaku bisnis. Outsourcing adalah sistem kerja alih daya, dengan kata lain ada satu perusahaan yang meluangkan sejumlah karyawan yang dapat digunakan untuk menggarap pekerjaan non-strategis. Model perekrutan kerja ini dilaksanakan tidak secara langsung pada karyawannya, namun bersangkutan dengan perusahaan outsourcing sampai-sampai pembayaran gaji dilaksanakan kepada perusahaan penyedia jasa outsourcing, baru dari perusahaan itu diteruskan untuk pegawainya.

Pegawai outsourcing mempunyai masa kerja sangat lama tiga tahun dalam satu masa kerja sama. Ketika perusahaan Anda membutuhkan tenaga non-strategis, dengan kata lain bukan tenaga yang mempunyai otoritas menciptakan keputusan, maka kerja sama dengan perusahaan outsourcing dapat jadi penyelesaian sederhana. Tenaga yang disediakan pun beragam, mulai dari tenaga kebersihan, keamanan, resepsionis, dan posisi non-strategis lainnya. Masalah perhitungan gaji, terdapat sejumlah hal yang harus Anda pahami sebelum memakai jasa perusahaan outsourcing Jakarta.

4 Hal Yang Harus Dicermati Saat Bekerja Sama Dengan Perusahaan Outsourcing Jakarta

1.       Besaran Gaji Karyawan Outsourcing
Secara umum, besaran gaji karyawan outsourcing Jakarta seringkali berkisar pada taraf Upah Minimum Provinsi yang berlaku di lokasi perusahaan kita berada. Besaran gaji ini diserahkan pada pekerja dengan tingkat edukasi SMA atau sederajat. Karena pekerjaannya bukan kegiatan strategis, maka dirasa gaji setaraf UMP telah sepadan dengan beban kerjanya. Untuk taraf edukasi D3, gaji yang diberikan dapat lebih tinggi. Besaranya bervariasi tergantung beban kerja, untuk wilayah Jakarta upah yang dapat diberikan mulai dari Rp3.600.000 sampai Rp 4.000.000.

2.       Pembayaran Gaji Sebagai Hak Karyawan Outsourcing
Masalah pembayaran gaji yang menjadi tanggung jawab perusahaan Anda saat menggunakan jasa ini dan hak karyawan, sebetulnya tidak terlampau rumit. Pembayaran umumnya dilaksanakan kepada perusahaan penyedia jasa outsourcing Jakarta yang berkolaborasi dengan kita dalam urusan penyediaan karyawan, baru kemudian disalurkan pada karyawan yang bekerja. Jika ada isu tentang pemotongan gaji yang diterima, lazimnya pemotongan ini merupakan akal dari perusahaan outsoucing yang seringkali diterimakan dengan format lain layaknya BPJS Kesehatan atau Ketenagakerjaan, asuransi yang dipilih, atau kemudahan lain untuk kenyamanan kerja karyawan. Pembayaran gaji masing-masing bulan adalah urusan perusahaan kita dengan perusahaan outsourcing yang dipilih. Bukan permasalahan perusahaan kita dengan karyawan outsourcing yang bekerja.

3.       Perjanjian Kerja dan Kontrak Kerja
Perhatikan perjanjian kerja yang ditawarkan oleh perusahaan outsourcing Jakarta yang bakal menjadi mitra Anda. Upayakan perjanjian yang diciptakan tidak membawa risiko negatif dari perusahaan Anda. Meskipun kesejahteraan karyawan outsourcing bukan secara langsung menjadi tanggung jawab Anda, tetapi ada baiknya ikut mengamati poin-poin dalam perjanjian kerja tersebut, sampai Anda mengetahui betul apa yang menjadi dasar kerja sama yang terjadi. Upayakan masing-masing hak dan kewajiban sudah tertulis secara jelas dan gamblang agar terhindar dari perusahaan outsourcing yang tidak bertanggung jawab dan membebankan semuanya pada perusahaan Anda.

4.       THR dan Tunjangan Lain
Sebagai perusahaan pemakai jasa outsourcing, sebetulnya Anda tidak memiliki keharusan untuk menyerahkan THR atau tunjangan jenis lain. Namun, saat perusahaan kita memiliki kebijakan demikian, pasti ini tidak menyalahi aturan yang ada. Jika memang puas dengan kinerja karyawan outsourcing, tidak salahn jika menyerahkan apresiasi yang pantas supaya mendukung iklim kerja yang nyaman. Iklim kerja yang nyaman akan menciptakan karyawan bekerja lebih baik dan pasti akan meringankan kerja perusahaan secara keseluruhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com